Berkah itu bernama Dzulhijjah


Sesuai dengan keputusan pemerintah mengenai lebaran haji, yaitu bahwa pada tanggal 26 Oktober 2012 adalah bertepatan dengan 10 Dzulhijah 1433 H. Sehingga tepat hari ini adalah dimulainya bulan Dzulhijjah.

Ketika datangnya bulan yang juga sering disebut ‘Bulan Besar’ ini, sebagaimana yang disampaikan Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda bahwa tiada hari-hari yang amal shaleh lebih dicintai oleh Allah Swt melebihi 10 hari pertama di bulan ini. Bahkan ketika ditanya sahabat mengenai perbandingannya dengan jihad, Rasulullah menjawab bahwa ini melebihi jihad di jalan Allah, kecuali seorang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya dan kemudian tidak kembali sedikitpun. Mendengar hal tersebut, sebagai orang yang beriman, kita pasti dapat memahami betapa Allah memberikan berkahnya yang sangat besar pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, bahkan membandingkannya dengan jihad dengan jiwa dan harta (redaksi I).

Nah, amalan-amalan yang sangat bernilai pahala optimum ini tentu tidak ingin kita lewatkan begitu saja, atau sangatlah terlalu mubadzir kalau kita siakan tanpa berusaha. Dengan terbenamnya matahari kemarin sore, telah masuklah tanggal 1 Dzulhijjah, saatnya kita start amalan shalih di bulan ini, dan akan sangat menawan ketika telah lewat 10 Dzulhijjah kebisaan amal shalih yang kita genjot selama 10 hari mengikuti sebagai suatu habit yang tidak bisa dihindari.

10 hari ini banyak amalan yang dapat kita laksanakan, antara lain seperti merajinkan amalan wajib, yang dulunya sering menjadi makmum masbuk ketika shalat berjamaah di masjid, sekarang kita datang dan siap dimasjid ketika adzan berkumandang. Menghiasi amalan wajib dengan amalan sunnah, seperti merajinkan shalat sunnah rawatib sebelum dan atau sesudah shalat wajib. Tadarus yang terus terjaga intensitasnya, sedekah yang bertambah kuantitas dan kualitasnya, habluminannas yang baik dan bersahaja. Melebarkan doa yang sebelumnya sebatas keluarga sekarang seluruh umat manusia, dzikir yang terus mengalir disetiap nafas dan kedipan mata. Dan masih banyak amalan shaleh yang lain yang dapat mulai kita aplikasikan di bulan Dzulhijjah ini, dan akan semakin indah ketika kita tutup dengan puasa Arafah dan berkurban hanya karena-Nya.

#Just note to self

 

~ setelah lama blog ini tidak terurus, semoga ini menjadi awalan yang bagus ~

 

redaksi I. Dari Ibnu Abbas dia berkata: Rasulullah  bersabda: “Tidak ada hari-hari yang pada waktu itu amal shaleh lebih dicintai oleh Allah melebihi sepuluh hari pertama (di bulan Dzulhijjah). Para sahabat  bertanya: “Wahai Rasulullah, juga (melebihi keutamaan) jihad di jalan Allah? Beliau  bersabda: “(Ya, melebihi) jihad di jalan Allah, kecuali seorang yang keluar (berjihad di jalan Allah) dengan jiwa dan hartanya kemudian tidak ada yang kembali sedikitpun” HSR al-Bukhari (no. 926), Abu Dawud (no. 2438), at-Tirmidzi (no. 757) dan Ibnu Majah (no. 1727), dan ini lafazh Abu Dawud.

 

Advertisements

Posted on October 17, 2012, in #Ilmu, #Life. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: