Category Archives: #100Amazing

#95 sense of belonging

Sudah 9 bulan ini merasakan status di kehidupan makhluk sosial yang baru, dan semakin sadar bahwa ada pembelajaran yang tidak dapat diambil di depan papan tulis kelas. Di dunia kerja, sebagai pegawai, mungkin menjadi sesuatu yang biasa dilakukan oleh lulusan sarjana, namun secara sadar atau tidak, banyak ilmu-ilmu kehidupan baru yang  bermanfaat dan berbeda dengan saat kuliah.

Ketika kita menjadi karyawan suatu perusahaan diantara karyawan lain dengan segudang karakter yang berbeda, banyak dampak yang dapat kita rasakan, karena pada dasarnya kita semua karyawan memiliki output yang sama berupa berjalannya proses bisnis perusahaan, dimanapun perannya.

Peran setiap karyawan tentu berbeda disesuaikan oleh bidang / divisi masing-masing. Saya percaya tidaklah fair membandingkan bobot, baik kualitas maupun kuantitas,  pekerjaan setiap orang. Namun hal itulah yang sering dilakukan beberapa orang, sehingga menjadikan kecemburuan sosial dimana merasa pekerjaannya lebih berat tapi memiliki penghasilan yang sama. Kenapa saya bilang tidak fair, karena sebenarnya apa yang kita hasilkan adalah sesuai dengan apa yang kita kerjakan, bukan dari segi finansial tapi segi pengalaman. Dan itulah yang mahal.

Suatu ketika saya pernah diajak bicara, tephttp://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/pictures/2013/11/26/1385496362592/2839154d-78f4-4dcd-a8e7-88213bf2943e-620x372.jpegatnya dinasehati oleh senior. Bahwasanya hal tersebut lumrah terjadi di semua perusahaan, terutama perusahaan milik negara. Namun, kegiatan membanding-bandingkan seperti itu hanyalah jalan menuju kerugian pada kita sendiri. Dimana seharusnya kita dapat lebih mensyukuri apa yang kita peroleh daripada mengkomplain untuk meminta lebih. Bentuk sifat itu hanyalah kegiatan mensedihkan diri sendiri.

Satu hal yang ia tekankan adalah rasa memiliki pada perusahaan dimana kita bekerja. Saat dimana kita berdiri dan memperjuangkan suatu hal, rasa memiliki haruslah ada. Karena dengan adanya rasa memiliki secara sadar atau tidak kita akan mengeluarkan yang terbaik dari kemampuan kita. Ya, karena kita merasa hal yang perjuangkan adalah milik kita sendiri.

 

Hit the image here

Advertisements

#96 History

Ketika mendengar ketika mata pelajaran sejarah akan dihapus dari kurikulum SMA, bukan hal yang tepat menurutku. Sejarah atau history, ibarat spion dalam kendaran bermotor, media untuk melihat sekejap kebelakang sebelum memulai langkah baru. Mungkin karena sejarah diidentikkan dengan ‘hafalan’ ya kemudian dihapuskan, tapi sebenarnya sistem pembelajarannya yang dapat dirubah.

Kalau bicara history, itu merupakan hal yang sangat penting, apalagi di kehidupan developer / programmer :), baik dari sisi aplikasi maupun dokumentasi. History sangat membantu sekali untuk mengenali permasalahan-permasalahan yang pernah dihadapi dan bagaimana solusinya, dimana akan sangat meminimalisasi waktu kerja. Ibarat makan prasmanan, antara jenis makanan dan tempatnya sudah ada di tempat yang berdekatan, tinggal eksekusi yang dijalankan.

History juga menjadi hal yang bernilai jual dan dapat dijual, contohnya pada beberapa jejaring sosial yang mengaplikasikan fitur ini. Dengan peradaban jejaring sosial masa kini, history akan menjadi fitur, walaupun bukan andalan, yang dapat menghasilkan profit yang lumayan. Seperti facebook dan twitter dengan timelinenya, foursquare dengan history check-in, dan banyak lagi.

Demikian sekilas kata tentang history, dimana akan menjadi hal yang baik dan memperbaiki bila diimplementasikan secara positif.

Bogor, 20-11-2012

7: 15 am (antri mandi)

#97 The Holiday Break

Dan terutama di semester akhir kuliah, dengan hanya 5 SKS tugas akhir di tangan. Senin hingga senin lagi terasa menjadi hari-hari yang bermakna sama. 7 hari bisa menjadi works day bisa jadi break day :). Rumus umum five days work dan two days holiday sama sekali tak berlaku. Hingga jangan pernah bertanya tanggal dan bulan, seakan satuan waktu hanya dikendalikan ‘jam’ dan sedikit dukungan oleh ‘hari’.

Akan tetapi setelah bekerja, hal ini akan sangat berbeda. Sabtu dan Minggu menjadi hari yang sangat berharga, menjadi hari yang penuh inspirasi, 2 hari yang singkat namun sangat berarti, saya kira semua setuju dengan ini. Ketika anda sudah berkeluarga, tentu holiday break menjadi kesempatan yang berharga untuk berkumpul. Bagi yang masih jomblo menjadi hari berharga untuk tidur seharian, haha hmm, tapi akan lebih bermakna bila digunakan untuk kegiatan yang lain. Seperti melakukan hobi yang harus terpinggirkan karena pekerjaan, jalan-jalan, atau hal-hal yang lain yang bisa merefresh otak. Karena seperti halnya bagian tubuh yang lain, otak juga perlu refreshing dan itu bisa dilakukan dengan melakukan hal-hal yang berbeda dan menyenangkan. Dan ketika menghadapi pekerjaan dengan suasana otak yang baru, sesuatu akan lebih mudah dan terkendalikan. So, 2 days holiday break determine your 5 days work.

Seperti halnya long weekend minggu lalu. Aku memilih untuk pulang kampung, setelah 3 bulan terakhir ini. Meskipun dengan 24 jam perjalanan darat, alhamdulillah sampai di kediri dengan selamat. Seperti orang bilang bahwa no place like home, rasa lelah pun tak bertahan lama di tubuh, bertemu orang tua dan keluarga benar-benar penyembuh rasa lelah yang luar biasa. Dan ketika kembali ke jakarta dengan suasana baru akan banyak hal-hal baru yang keluar dari diri kita, potensi yang mungkin tidak akan terduga. So, let’s enjoy this holiday break.

#98 Flight

Handphoneku bergetar di akhir bulan april, sore hari ketika pulang dari kantor Pelindo II Cab. Pontianak. Telepon dari pak hendra, Spv. perencanaan SDM cabang pontianak, beliau memberitahukan mengenai panggilan dinas ke kantor pusat untuk besok, 1 Mei 2012. pukul 11.00 aku harus sudah berada di kantor pusat untuk menerima pengarahan dari kabiro sistem informasi. Pagi-pagi sekali aku bersama seorang teman yang juga dipanggil berangkat ke kantor untuk mengambil surat pengantar.

Kemudian melanjutkan perjalanan ke bandara diantar oleh seorang pegawai setempat. Sampai di bandara pukul 07.10 langsung check-in dan menunggu keberangkatan pukul 07.55. Boarding pesawat Sriwijaya on-time dan lepas landas sekitar 10 menit kemudian.
Tepat duduk di samping jendela, terlihat jelas pemandangan darat dan lautan. Walaupun sudah beberapa kali ini naik pesawat, aku selalu tercengang melihat dengan jelas kendaraan, gedung, jembatan, dan segala hal didaratan yang semakin terlihat kecil dan mengecil. hingga diketingga 10000 kaki hanya terlihat warna-warna hijau dan putih yang menandakan daratan dan benda diatasnya. Bumi seperti miniatur yang biasa kita lihat ketika kita bermain rumah-rumahan sewaktu kecil. Manusia bahkan sudah tak terlihat dengan ketinggian itu. Sangat jelas betapa kecilnya diri manusia di alam semesta ini.

Bagian yang sangat kecil dan sepatutnya kita akan berpikir betapa besar kuasa Sang Pencipta Alam Semesta ini, yaitu Allah Swt. Allah menciptakan, mengatur, dan memelihara seluruh alam semesta dan bagian sangat kecil di semesta yaitu kita. Subhanallah.
Di ketinggian itu aku senantiasa bersyukur dengan ditemukannya pesawat. Aku yakin tidak hanya aku yang menyadari hal ini, tapi dengan melihat secara visual dan langsung bahwa diri manusia sangat kecil, pasti semakin banyak yang ingat akan Allah. Dan mewujudkan dalam ibadah kepadanya di kehidupan di sehari-hari.
Awal mei yang indah, awal mei yang insyaAllah penuh berkah.

#99 Process

Secara arti kata, proses merupakan perubahan peristiwa secara berurutan dalam perkembangan sesuatu. Proses adalah sesuatu yang kita hadapi dan lakukan sehari-hari. Melakukan suatu proses adalah kegiatan untuk mencapai hasil akhir dan tentunya hasil yang sesuai dengan harapan. Proses sangat akrab dengan waktu, proses bergerak bersama dengan waktu.

Ilustrasi

Bila bicara tentang proses, aku teringat dengan suatu cerita. Cerita tentang proses kehidupan dua orang dalam mencapai impiannya. Si A adalah mahasiswa dan si B memutuskan untuk bekerja setelah tamat SMA. 4 tahun menempuh kuliah, si A kemudian bekerja di perusahaan. Sementara si B sudah menemukan pekerjaan yang ia sukai sejak awal, yaitu sebagai petani teh di desanya. Merintis dari seorang petani, selama 4 tahun akhirnya ia mampu membeli ladang sendiri. Si B sukses menjadi seorang petani dan mampu mempekerjakan orang-orang di desanya.

Berbeda dengan si B, Tahun pertama begitu berat bagi si A, ia belum menemukan alasan untuk menyukai pekerjaan saat itu, bekerja di depan layar komputer dan duduk seharian terasa berat baginya. Bertahan 3 tahun, kemudian si A resign dan mencoba bekerja sebagai konsultan, ia berpikir kali ini intensitas bekerja di kantor akan berkurang dan kegiatan diluar kantor akan lebih banyak. Ia berusaha untuk menyukainya pekerjaan barunya sebagai seorang konsultan. Ia mulai menyukai pekerjaannya saat ini, tapi ketika ia mulai berkeluarga, pekerjaannya itu menyulitkannya karena seringnya ia harus ke luar kota. Ia kemudian memutuskan mundur dan merenungkan bahwa sebenarnya keinginannya sejak dulu adalah meneruskan usaha orangtuanya. Usaha yang terpaksa berhenti karena untuk biaya ia selama kuliah di universitas terkemuka di negeri ini. Ia merasa bertanggung jawab dengan itu dan akhirnya memutuskan untuk kembali membangun usaha orangtuanya, yaitu sebagai petani teh. Dengan modal selama beberapa tahun bekerja, ia mulai membeli ladang dan mempekerjakan beberapa orang. Ia benar-benar menyukai pekerjaannya saat ini daripada sebelumnya, ia tahu bahwa berinteraksi dengan alam, berbicang dengan para pekerja, melihat pemandangan ladang, merupakan sesuatu yang luar biasa baginya. Ia bersyukur telah menemukan dimana seharusnya ia berada.

Read the rest of this entry

%d bloggers like this: